Text
Akne Vulgaris
Akne Vulgaris (AV) atau jerawat merupakan penyakit kulit yang paling sering dijumpai di Indonesia selain penyakit kulit akibat infeksi jamur dan penyakit subkutaneus lainnya. Dalam kasus kosmetodermatologi, AV menempati urutan terbanyak pasien dengan keluhan kosmetik. Insidensi AV di seluruh dunia sangat tinggi, yaitu 85% dapat dijumpai pada dewasa muda usia 12 hingga 25 tahun, bahkan masih dapat dijumpai pada pasien usia dekade 3 hingga dekade 4.
Walaupun tidak menyebabkan kematian secara langsung, AV dapat berpengaruh pada penampilan pasien. Banyak pasien AV yang merasa rendah diri, mengganggu kepercayaan diri dan kehidupan sosial, hingga dapat mencetuskan keinginan untuk bunuh diri. Patogenesis yang saling tumpang tindih menyebabkan perlu pemahaman mengenai patogenesis AV. Banyak mitos mengenai penyebab dan penanganan untuk mengatasi AV, namun sebagian besar tidak dapat memperbaiki keluhan AV. Banyak faktor resiko yang dapat memperberat perjalanan penyakit AV, sehingga membutuhkan pengetahuan dan pengalaman dokter, serta kerjasama yang baik antara dokter dengan pasien.
Buku ini memuat secara jelas mengenai patogenesis AV, gambaran klinis dan beberapa klasifikasi, derajat keparahan, berbagai diagnosis banding beserta gambaran klinis masing-masing, terapi (topikal, sistemik, maupun modalitas lain; termasuk rekomendasi terapi dari Indonesia Acne Expert Meeting), dan penggunaan skincare untuk AV. Selain itu, buku ini juga mencoba menjelaskan mengenai hubungan antara diet dengan resiko munculnya akne.
Skar akne merupakan komplikasi yang paling sering dijumpai pada kasus AV. Skar akne dapat dibedakan menjadi skar atrofi, makular dan skar hipertrofi. Dengan pemahaman yang baik mengenai patogenesis skar dan tipe skar, diharapkan dokter dapat memberikan terapi tunggal atau terapi kombinasi yang rasional untuk memperbaiki penampilan skar akne.
Tidak tersedia versi lain